Suaramedannews.com, Mandailingnatal – Upacara Peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI )ke-77 dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 tingkat Kabupaten Mandailing Natal dilaksanakan di lapangan Parkir Mesjid Agung Nur Ala Nur Aek godang berlangsung Hidmat pada. jum’at(25/11/2021)
Bupati Mandailing Natal H.M.ja’far Sukhairi Nasution bertindak sebagai inspektur Upacara, di awali dengan pengibaran bendera merah putih di lanjutkan dengan pembacaan UU dasar 1945 dan Ikrar janji Guru.
Turut Hadir Dalam Upacara HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru ini dihadiri pejabat yang ada di Kabupaten Mandailing Natal diantaranya,Ketua DPRD Kabupaten Madina Erwin efendi Lubis,Sekda kab Madina Alamulhaq, Kapolres madina AKBP.H.M.Reza, Kajari Madina Novan Hadian, Ketua PGRI madina Defrion,Para Kepala Dinas dan pimpinan OPD serta para kepala sekolah dan guru guru se Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam Upacara tersebut di akhir dengan rangkaian pemotongan Nasi tumpang oleh Bupati Mandailing Natal H.M.Jafar Sukhairi dan potongan diserahkan (disulangkan) kepada Ketua PGRI madina Defrion.
Kepada Jurnalis ini,Ketua PGRI mandailing Natal usai Acara berlangsung mengatakan,untuk para pelajar di persilahkan belajar sendiri.
“Dipersilahkan untuk belajar sendiri dengan aturan aturan yang jelas.”terang Defrion
Selanjutnya Defrion juga berharap kepada Pemerintah,khususnya pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Agar memfokuskan perhatian pada dunia Pendidikan terutama pada tenaga pengajar(guru).
“Kepada Pemerintahan,perhatian keguru ini agar di perhatikan,karena selama ini seolah olah kurang diperhatikan,walaupun ada beberapa yang dilakukan ke kami,tapi kami kurang puas. Terutama pada sekolah-Sekolah yang berada di pelosok,agar sarana dan prasarananya di perbaiki.”ucapnya.
Ketua PGRI madina Defrion juga Berharap, kepada Guru di madina Agar kedepan para guru-guru di madina sebagai Guru penggerak Mandiri Bukan penggerak yang dibantu Pemerintah.
“Pimpinan Pimpinan Disekolah,Kepala Kepala Sekolah,Sampai di Dinas Pendidikan Kita Harapkan menggerakkan semua Guru,untuk betul betul mau belajar,tapi satu itu prasarana dan sarana di perhatikan.”imbuhnya.
(Reporter:Suhartono/Editor:Fery Sinaga)