Suaramedannews.com, DeliSerdang – Intensitas hujan yang tinggi dan angin kencang di Sumatera Utara menyebabkan beberapa daerah terkena banjir dan tanah longsor, untuk Kabupaten Deli Serdang ribuan rumah masyarakat dibeberapa Kecamatan terendam banjir.
Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, Mukti Ali Harahap mengatakan sejauh ini pihaknya sudah mendapatkan laporan banjir yang terjadi di belasan Desa.
“Untuk saat ini laporan yang kita terima ada 5 Kecamatan yang terkena banjir” jelasnya. Kamis,(27/11/2025).
Adapun 5 Kecamatan tersebut Sambung Mukti terdiri dari :
1. Kecamatan Hamparan Perak ada dua Desa yang terkena banjir
1. Desa Paluh Kurau kedalam air ± 40-60 cm.
2. Desa Hamparan Perak kedalaman air ± 50-70 cm.
2. Kecamatan Sunggal ada lima Desa yang terkena banjir
1. Desa Medan Krio Dusun VII kedalaman air ± 50-70 cm.
2. Desa Sei Mencirim Dusun III kedalamaan air ± 50-70 cm
3. Desa Sei mencirim di Perumahan Sehati Resident kedalaman air ± 50-70 cm
4. Depay Page Geli kedalaman air ± 40-60 cm
5. Desa Sunggal Kanan kedalaman air ± 40-70 cm.
3. Kecamatan Labuhan Deli ada tiga Desa yang terkena banjir
1. Desa pematang Johar kedalaman air ± 30-40 cm
2. Desa Karang Gading kedalaman air ± 30-40 cm.
3. Manunggal
4. Kecamatan Pancur Batu ada satu desa
1. Desa simalingkar kedalaman air ± 30-70 cm.
5. Dan Kecamatan Bangun Purba
1. Desa Damak Maliho
“Untuk satgas penanggulangan bencana Deli Serdang saya sudah perintahkan kepada mereka untuk memberi Penyelamatan dan evakuasi, Pembukaan Posko Kesehatan dan Pembukaan dapur Umum” Ungkap Mukti
“Adapun upaya yang sudah kita lakukan saat ini seperti TIm Redaksi Cepat (TRC) BPBD Deli Serdang yang telah bekerja disana dari Rabu, (26 – 25 /11/2025), dan Pagi ini Kamis (27/11/2025) TRC juga sudah ke Sunggal dan hamparan perak untuk memberi bantuan”jelasnya
Ia juga menjelaskan kembali jika BPBD Deli Serdang juga telah berkordinasi dengan BPBD Provinsi, Satgas Lintas OPD untuk mengevakuasi, Membuka Posko Kesehatan, dapur Umum dan tenda pengungsian.
“Di Desa Paluh Kurau telah dibuka posko kesehatan desa dan untuk RSUD sedang persiapan mobil ambulance untuk pertolongan dan perawatan, Sedang dipersiapkan rapat Satgas lintas OPD untuk penentuan status bencana pada besok hari”tutupnya
(Royziki F.Sinaga/red)