Maruli Manat Situmorang Bantah Lakukan Penebangan Pinus Ilegal

Suaramedannews com, SAMOSIR – Maruli Manat Situmorang alias MMS, bantah lakukan penebangan pinus ilegal di Desa Hutaginjang Samosir, seperti yang diberitakan salah satu media cetak, Senin (14/11/22).

Manat Maruli Situmorang saat dikonfirmasi menjelaskan jika pohon Pinus yang ia tebang itu milik mereka.

” tidak benar itu pak, bukan seperti dibilang mereka itu ilegal. Itu hak milik kami dengan mengatakan bisloit kami lengkap, huta kami huta lopak- lopak “. Jelasnya sambil menunjukan surat dokumen dimaksud.

Maruli Manat Situmorang juga menambahkan bahwa dialah salah satu saksi hidup yang menanam pohon disana dengan saudaranya di huta lopak- lopak, sambil mengatakan tidak benar itu kayu ilegal. Itu bohong, jelasnya.

Huta lopak- lopak kurang lebih seluas 20 ha dan disana diadakan kegiatan pengambilan kayu, pada tanggal 7 Nopember 2022.

Dan pengambilan kayu telah Maruli Manat Situmorang kuasakan kepada Maringan Sitanggang alias Mustang Ketua Pospera Kab. Samosir sesuai dengan Surat kuasa yang ditanda tangani kedua belah pihak, 6 Nopember 2022, jelasnya.

Maruli Manat Situmorang juga menerangkan selain bisloit, bahwa dia punya dokumen silsilah dari oppungnya kakak beradik, yang punya bagian masing- masing dan sudah ditanda tangani semua keturunan dari oppungnya.

Ditambahkannya juga bahwa pada tanggal 9 Nopember 2022, tim KPH 13 Dolok Sanggul sudah datang meninjau lokasi, sambil melakukan potret udara melalui drone, sambil menunjukkan foto mereka disana. Dan pihak KPH 13 mengatakan lokasi bisloit adalah zona putih”, jelasnya.

Kepala KPH 13 Dolok Sanggul Benhard Purba saat dikonfirmasi melalui Aplikasi Whatshapp tim media mengatakan Areal yang dimaksud diluar kawasan hutan.

“lokasi penebangan berada di areal penggunaan lain (APL) atau di luar kawasan hutan”, jelas Benhard Purba.

Mengkonfirmasi penjelasan Manat Maruli Situmorang perihal surat kuasa yang diberikan kepada Maringan Sitanggang alias Mustang Ketua Pospera Kab. Samosir. Maringan Sitanggang mengatakan bahwa dia tidak melakukan penebangan ilegal, namun dia melakukan penebangan kayu atas surat kuasa yang diberikan Maruli Manat Situmorang dengan bukti bahwa lokasi ada surat bisloit sah kepemilikan keluarga Manat Maruli Situmorang,” pungkas Maringan Sitanggang.

(Reporter:Fery Sinaga/Editor:Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *