suaramedannews.com, Mandailing Natal- Pria paruh baya asal jorong lubuak Anyia,Nagar Bayua,Kecamatan Tanjung Raya,Kabupaten Agam,Privinsi Sumatera Barat dengan bersepeda Ontel Mengelilingi Indonesia.
Pria Paruh Baya pemilik Nama Lengkap Zulkifli Tanjung memulai perjalanan Mengelilingi Nusantara Dengan Bersepeda mulai dari Tahun 2011 dan tiba di Kabupaten Mandailing Natal pada Sabtu(18/03/2023)siang.
Pria kelahiran 10 september 1976 ini menjelaskan,misinya mengelilingi Indonesia selain Untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus untuk mengkampanyekan Jauhi Narkoba.begitu yang tertulis pada sebuah plat viber tipis berwarna putih berbentuk persegi panjang di bagian depan sepedanya.
Menurut Zulkifli dampak dari Narkoba bisa merusak generasi bangsa,termasuk generasi yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.
“Sejak tahun 2011 saya sudah berkeliling Indonesia mulai dari Sabang Sampai Merauke untuk memberikan pesan agar Jauhi Narkoba.”ucapnya.
Zulkifli tanjung,pria paruh baya yang sudah lama di tinggal mati sang istri ini menceritakan,dirinya juga merupakan seorang Mantan Atlek sepeda pada Era Menteri Pemuda Dan olah Raga Republik Indonesia(Menpora RI)Andi Malarangeng.
Zulkifli berkisah,saat masih aktif sebagai Atlit Bersepeda dari Sumatera Barat(Sumbar) ia mengikuti beberapa event perlombaan sepeda dan sempat beberapa kali mendapat piagam dan penghargaan.
“Bersepeda Keliling Indonesia dengan tujuan untuk memotivasi generasi muda betapa pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan,ini Kaos,Piagam Penghargaan dari Menpora ujar Zulkifli sambil menujukkankannya dari belakang box sepedanya pada wartawan ini.
Selain piagam dari Menpora RI mantan Atlit sepeda dari Sumbar dan sudah 12 tahun berkeliling Indonesia ini memiliki berbagai macam penghargaan,mulai daro Gubernur,Bupati,Wlikota, kepolisian hingga Dari para Komunitas Pesepeda Indonesia.
Zulkifli juga bertutur,kehadirannya di kabupaten Mandailing Natal semoga bisa diterima dengan Baik.setiap daerah kota dan kabupaten yang dilalui,dirinya selalu berupaya untuk bisa ketemu dengan para pejabat di wilayah kabupaten tersebut.
“Salam Hormat dan izin,kehadiran saya di madina ini,semoga saya bisa diterima dengan baik oleh masyarakat disini”.
Untuk Kabupaten Madina kalau ada waktu dan kesempatan,saya akan coba ketemu dengan beberapa pejabat di sini.”tuturnya.
( Reporter: Suhartono/Editor:Anto )