MWC NU Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang “ISTIGHOSAH MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1 Muharram 1443 Hijriyah dan KENDURI KEBANGSAAN”

Suaramedannews.com, Deli Serdang – Bulan muharram menjadi penanda datangnya tahun baru islam dalam sistem penanggalan hijriah atau qomariyah. Selain tergolong sebagai bulan Haram (selain Rajab,Dzulqo’dah dan dzulhijjah) banyak dalil yang menyatakan bahwa Bulan Muharram memiliki keagungan dan keistimewaan ter sendiri.

Sebagai Umat Islam dan Organisasi Islam terbesar tentunya NU punya ciri khas tersendiri dalam menyambut dan meramaikan bulan yang sangat mulia ini.

dalam moment hari besar islam kali ini MWC NU Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang mengemas peringatan penyambutan Tahun baru Islam 1443 hijriyah dengan mengadakan santunan anak yatim disekitaran kantor sekretariat MWC NU Kecamatan Sunggal acara diawali dengan membaca tahmit tahlil yang dipimpin oleh Katib Syuriyah MWC NU Sunggal Ustadz Agus Rizal Koto, S.Pd.I M.Pd.I dilanjutkan doa Akhir Akhir tahun.

Dalam menyambut Masuknya tahun baru tentunya kita semua berharap agar Alloh SWT selalu memberikan bimbingannya agar kita semua tetap dijalan yang di ridloi nya.

Istighosah sebagai Amaliyah NU yang sudah di ajarkan oleh para ulama kiyai NU sebagai Acara inti dalam kegiatan menyambut Tahun baru hijriyah yg diadakan oleh MWC NU Kec. Sunggal sebagai mana tertulis dalam temanya

ISTIGHOSAH MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1 Muharram 1443 Hijriyah dan KENDURI KEBANGSAAN

Istighosah dipimpin Langsung Oleh Rois Syuriyah MWC NU Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang Kiyai. Muhtarom,S.Ag. yang juga penggerak NU dikecamatan Sunggal.

Selanjutanya acara dilanjutkan acara seremonial Sambutan Panitia oleh Muhammad Leden Pane, S.Pd.I dilanjutkan Sambutan Ketua Tanfidziyah Kiyai Nazrial Amin,S.Ag MA. Mauidloh Hasanah disampaikan Oleh Ahmad Fauzie Muchtar PM PERUMNAS Sukaramai Propinsi Sumatera Utara, Santri dari Pondok Pesantren Gedongan di Cirebon ini mengajak jama’ah kembali meluruskan niat dalam ber NU yaitu semata mata untuk beribadah kepada Alloh SWT dengan tetap Istiqomah menjalankan Amaliyah amaliyah NU yg telah diajarkan oleh para kiyai juga muassis atau pendiri organisasi islam terbesar ini karena belakangan banyak kelompok yang sering mengbid’ahkan amaliyah amaliyah NU

Salah satu kekuatan NU adalah amaliyah amaliyah yang selalu diajarkan para kiyai secara turun temurun dan bersanad sampai ke Nabi besar kita Rasulullah SAW diantara amaliyah NU adalah Istghosah sebagai bentuk permohonan maaf kepada sang khaliq.

NU adalah organisasi Islam yang Agamis dan Nasionalis tentu tidak lepas untuk tetap dan selalu mengajarkan nilai nilai kebangsaan dengan tetap mendo’akan para pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan hidupnya dalam berperang melawan para penjajah dengan tanpa melihat apa agamanya dan juga suku nya.

Kenduri Kebangsaan dimaksudkan untuk turut memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia 17 Agustus 2021. selain do’a kepada para Pahlawan juga diadakan Pemotongan Tumpeng kebangsaan secara bersama sama oleh Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Sunggal Kab. Deli Serdang Propinsi Sumatera Uatara.

 

Penulis : Kiyai. Muhtarom,S.Ag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *