Suaramedannews.com, Samosir – Pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Rabu (22/7/2026).
Pembangunan ini dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan sebesar Rp1,49 miliar. Cathlab diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan layanan jantung di Samosir yang selama ini dirujuk ke luar daerah.
“Atas nama Pemkab Samosir kami ucapkan selamat datang di Negeri Indah Kepingan Surga. Bangunan Cathlab ini sudah lama kami nantikan karena menjadi kebutuhan penting untuk melengkapi pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Vandiko.
Ia berharap setelah gedung selesai, Kemenkes juga membantu penyediaan peralatan Cathlab dan PICU.
“Setelah gedung ini selesai, kami berharap Kementerian Kesehatan dapat membantu penyediaan peralatan Cathlab sehingga pelayanan jantung di Samosir benar-benar dapat berjalan maksimal,” katanya.
Wamenkes Benyamin menargetkan pembangunan Cathlab selesai tahun ini dan mulai beroperasi pada 2027.
“Saya akan memantau langsung progresnya. Tahun depan Cathlab ini harus sudah beroperasi sehingga masyarakat Samosir yang mengalami penyakit jantung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” tegas Benyamin.
Ia juga menyampaikan kabar baik. RSUD Hadrianus Sinaga masuk dalam daftar sekitar 400 rumah sakit daerah di Indonesia yang akan direnovasi Kemenkes. “Rumah sakit ini sudah cukup tua dan membutuhkan peremajaan,” ujarnya.
Selain itu, kunjungan kerja juga dirangkaikan dengan percepatan eliminasi Tuberkulosis melalui penguatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, termasuk integrasi skrining TB dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Vandiko menyebut penguatan layanan kesehatan penting karena Samosir merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dengan kunjungan wisatawan 2,4 juta orang.
Ia juga mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat, penambahan puskesmas di Tele, dan dukungan peralatan untuk Puskesmas Ambarita.
Pemkab Samosir juga berhasil mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) selama 3 tahun. Saat ini 99,8% warga Samosir terlindungi BPJS Kesehatan.
Acara ditutup dengan prosesi mangulosi. Bupati menyerahkan ulos kepada Wamenkes sebagai simbol penghormatan adat Batak.
Turut hadir Istri Wamenkes Ny. Linda Octavianus Taroreh, Sekda Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kadinkes Sumut Muhammad Faisal Hasrimy, dan Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho.
(Royziki F.Sinaga)