Galian C di lahan HGU kebun Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Seituan

Tim Gabungan Amankan Areal HGU No.115 PTPN 2 Yang di Jarah Pengusaha Galian C Ilegal

Suaramedannews.com, Deliserdang – Manager Kebun Bandar Kalifa Ade Evi Azhar bersama TIM Pengamanan aset PTPN-2 memergoki aksi penjarahan tanah di atas lahan HGU kebun Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (17/3/2022) sore.

Dari lokasi yang berada di Pasar 12 Sei Rotan itu ditemukan satu unit alat berat excavator (beko) sedang menguruk tanah ke atas dump truck.

Selanjutnya, Dari temuan itu tim pengaman aset bersama Manejer Kebun Bandar Khalifah kemudian membuat laporan ke Mapolrestabes Medan, dan diteruskan ke Polsek Percut Sei Tuan yang langsung menurunkan sejumlah petugas.

Dari info dilapangan, diduga aksi penjarahan tanah bahan galian C ini dikoordinir oleh AB dan sudah berlangsung sekitar satu minggu. Padahal lokasi pasar 12 adalah bagian dari areal HGU No.115 yang akan menjadi bagian dari proyek Kota Deli Mega Politan.

“Jika tidak cepat dicegah, bisa saja lokasi ini akan menjadi areal galian C liar yang baru,” ujar Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan. Sebab selama ini, ada pihak tertentu yang terus berusaha menjarah tanah dalam areal HGU PTPN-2 dengan bermain kucing-kucingan dengan petugas.

Galian C di lahan HGU kebun Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Seituan

“Terima kasih kepada rekan rekan media yang telah memberikan informasi tentang Galian C Ilegal yang ada diatas lahan HGU PTPN 2”, tambah Rahmat

Bahkan, Menurut salah seorang warga di sana, para penjarah ini nekad beroperasi menguruk tanah ke atas dump truck pada malam hari.

Dari lokasi diamankan excavator dan dump truck sebagai barang bukti sedangkan AB ikut juga di boyong ke Mapolrestabes Medan untuk pengusutan lebih lanjut.

Dari pantauan wartawan dilokasi tersebut terlihat Papam PTPN 2 Budi Setya Nainggolan, Wakapam Sinaga, Manager Kebun Bandar Khalifah Ade Evi Azhar, Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan, Staf Pengamanan Asset PTPN 2 Yusiar dan sejumlah personil Polsek Percut Sei Tuan.

(Amri/editor:Muhammad Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.