25 ton Ganja,di ladang seluas 5 Hektar di temukan di Mandailing Natal.

Suaramedannews.com,Mandailing Natal – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK) Mandailing Natal bersama TNI-Polri dan Polisi Pamong Praja(POL-PP)Kabupaten Mandailing Natal berhasil menemukan lima hektar ladang Ganja siap panen yang di taksir seberat Lima Ton di perbukitan Torsihite Desa Tanjung julu panyabunga Timur Mandailing Natal(Madina) pada Kamis(10/11/2022).

Dalam penemuan ladang ganja kali ini merupakan penemuan yang terbesar sepanjang tahun 2022.

Terlihat Hamparan tanaman ganja saat tim gabungan BNN-RI dengan BNNK Kabupaten Madina bersama TNI-Polri dan satpol PP Kabupaten Madina,Hamparan tanaman Ganja yang berada di perbukitan Torsihite desa Tanjung Julu ini Sejauh Mata memandang.

Pada lokasi ditemukannya Tanaman Ganja tersebut lebih dari 50 ribu batang tanaman ganja dengan tinggi 50 centimeter hingga dua meter.

Tanaman-Tanaman ganja tersebut sudah siap panen,bahkan sebahagian besar sudah ada yang di panen.

Di lokasi penemuan ladang ganja,Petugas juga menemukan belasan goni(karung) ganja kering hasil panen yang sedang di jemur.

Dalam Operasi penemuan dan penumpasan ladang ganja yang ada di perbukitan tor sihite desa Tanjung julu ini di Pimpin langsung oleh Deputi Pemberantasan BNN-RI,Brigjen.Pol.Roy Hardi Siahaan,S.I.K,S.H.M.H, dengan berkekuatan anggota 152 personil gabungan BNN,TNI-Polr,Brimob,Polisi Militer(PM) dan Satpol-PP.

Menurut keterangan Deputi Pemberantasan BNN-RI,Brigjen pol.Roy Hardi siahaan,S.I.K,S.H,M.H,penemuan ladang Ganja tersebut merupakan hasil operasi BNN-RI dalam dua minggu terakhir dan berdasarkan pengembangan peredaran ganja di pasaran.

“Kita disini sudah selama dua minggu,selain informasi dari tim kita,kita juga menggunakan pesawat tanpa awak untuk melacak ladang ganja di perbukitan ini kita temukan,dan ini dipastikan setelah berhasil terekam pesawat tanpa awak kita.”ungkapnya.

Masih menurut Brigjend.Pol.Roy Hardi siahaan,S.I.K,SH,MH,setelah memastikan lokasi ladang ganja, dibutuhkan waktu sekitar tujuh jam untuk petugas berhasil mencapai ladang ganja tersebut.

Medan menuju lokasi sangat sulit melewati beberapa bukit dan lembah,serta kemiringan medan yang sangat terjal dengan kemiringan lereng 45 derajat.selanjutnya barang haram tersebut di musnahkan di lokasi dipenemuan.

“Sekitar 152 personil gabungan BNN,TNI-Polri,Brimob,Polisi Militer(PM) dan Satpol PP diturunkan untuk melakukan penyisiran,dibutuhkan sekitar tujuh jam agar petugas berhasil mencapai ladang ganja. Dan selanjutnya Barang haram tersebut langsung di musnahkan dengan cara di cabuti dan di bakar di lokasi penemuan.”Terang Jendral bintang satu tersebut.

Total ganja basah yang berhasil dimusnahkan tersebut di perkirakan mencapai 25 ton. Dan untuk pemilik ganja dan para pelaku lainnya yang diduga lebih dari lima orang,mengetahui khadiran petugas sehingga melarikan diri.jadi tidak ada yang diamankan.”tambahnya lagi.

Brigjend.Pol.Roy Hardi Siahaan,S.I.K,SH,MH dalam Moment bersejarah pada peringatan Hari Pahlawan, mengajak seluruh bangsa Indonesia dalam mengenang jasa para pejuang kemerdekaan melalui peringatan Hari Pahlawan. Untuk turut mengambil peran sebagai pahlawan bagi bangsanya sendiri dalam perang melawan Nakoba.

“Pemusnahan Ladang ganja yang dilakukan BNN-RI diharapkan dapat menyulut kembali semangat generasi muda untuk bangkit dan tetap berkarya di tengah gempuran ancaman Narkoba Hal ini sesuai dengan Tagline yang digelorakan Kepala BNN RI,Komjend.Pol.Petrus Reinhard Golose,”War on Drugs Atau Perang Melawan Nerkoba.

serta menjadi tauladan atas nilai-nilai luhur kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

hal ini sejalan dengan tujuan tema Hari Pahlawan tahun 2022 yang resmi dirilis oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, “Pahlawanku Teladanku”.tutur Roy.

(Reporter:Suhartono/editor:Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *