suaramedannews.com – Belawan – Acara rembuk masyarakat nelayan yang digelar di halaman pesisir jalan pajak baru kelurahan Belawan bahagia DPD KNTI Kota Medan diketuai M.Isa Al Basyir berjalan sukses serta mengikuti Protokol kesehatan dihadiri ratusan masyarakat nelayan jalan Pajak Baru Kelurahan Kec.Medan Belawan.Rabu pagi (23/02/2022).
Kegiatan rembuk nelayan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian kartu Kusuka bagi nelayan secara simbolis.
bermotto: memperkuat kebijakan perlindungan dan akuntabilitas anggaran pro nelayan kecil.
Kegiatan rembuk nelayan selain dihadiri sejumlah nelayan dari sejumlah DPD Kabupaten kota juga dihadiri pejabat instansi terkait.
Turut dihadiri Sekjen DPP KNTI Iin Rohimin, Kepala PPSB (Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan) Muhammad Salim dan Faisal.
Mewakili dari Kepala Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Stasiun Belawan, Pertamina Dedi dan Budi Dita, dari Internasional Budget Fatnershif (IBP) Donny Setiawan,
Sekjen DPP KNTIIin Rohimin, Ketua KPPI Rosinah, Dinas Koperasi Propinsi Ka Seksi Pemberdayaan Koperasi Junita Panjaitan SE, MSI.
Dalam sambutannya, Ketua DPD KNTI Kota Medan M.Isa Al-Basir mengucapkan terimakasih atas kehadiran para nelayan dan para undangan pada acara rembuk nelayan ini.
Intinya dalam acara ini kita rembukkan permasalahan nelayan sampai saat ini terutama persoalan dimana belum dinikmatinya program BBM bersubsidi bagi nelayan kecil serta masih maraknya kapal pukat trawl beroperasi.
” Terus terang sebenarnya kami sudah capek mengatakan acara seperti ini tapi nyatanya sampai kini nelayan tradisional belum juga dapat menikmati BBM bersubsidi bahkan operasional kapal pukat trawl serta alat tangkap fisher yang berlebihan bertangkahan di Gabion tetap saja beroperasi tanpa bisa ditertibkan oleh aparat dan instansi terkait,”ungkap Awaluddin pengurus KNTI asal Bagan Deli menyuarakan aspirasi nelayan tersebut.
Selain masalah BBM bersubsidi sulit diperoleh nelayan dan.pukat trawl, ternyata persoalan limbah juga dibahas dalam rembuk nelayan yang diadakan DPD.KNTI Kota Medan tersebut.(Gito)