Segera Limpahkan Tahap II Kasus Apin BK Alias Joni Ke JPU Sumut,Kapolda Sumut : Kasus Judi Online

Suaramedannews.com,Medan- Pelimpahan kasus judi online Apin BK alias Joni Tahap II akan segera di limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum Sumatera Utara (JPU Sumut) dalam waktu dekat.

Hal tersebut di sampaikan Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak,MSi saat memberikan penjelasan pada Press Release di lapangan parkir Mapolda Sumatera Utara,Rabu (30/11/2022).

” Dalam waktu dekat kasus judi online Apin BK alias Joni Tahap II akan di limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum Sumatera Utara (JPU Sumut).Mudah-mudahan kasus judi online ini akan segera P21,” ujarnya.

Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak,MSi menuturkan, Polda Sumatera Utara terus berupaya untuk mengungkap bukan saja kasus judi online,namun juga kasu Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

” Kasus yang segera di limpahkan adalah kasus awal yaitu judi online. Namun terhadap Apin BK alias Joni, kita juga akan laporkan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” ucap Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak,MSi.

Pada kesempatan itu,Polda Sumaters Utara menghadirkan aset Apin BK alias Joni berupa 21 jetski yang di bawa dari Kabupaten Samosir.

” Ada 21 jetski,1 kapal Yacht,2 kapal boot dan 3 bidang tanah yang di sita dari Kabupaten Samosir.Aset yang bernilai Rp.5,8 milyar tersebut yang di duga hasil dari keuntungan judi online,” papar Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak, MSi,Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak, MSi menyebutkan, total aset yang di sita dari Apin BK alias Joni senilai Rp. 158,8 milyar.

” Jumlah nilai aset yang di sita yang pertama 29 bangunan senilai Rp.153 milyar dan penyitaan selanjutnya aset di Kabupaten Samosir Rp.5,8 milyar menjadi Rp.158,8 milyar,” tandas Kapolda Sumatera Utara.

Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak,MSi berjanji akan terus mengungkapkan kasus judi online tersebut hingga kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

” Polda Sumatera Utara akan terus mengungkapkan kasus ini dengan mengandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),” sebutnya,Rabu (30/11/2022).

Hadir pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara,H.Edy Rahmayadi,Sekretaris Kompolnas,DR. Benny Mamoto,Komisioner Kompolnas Daulay.

Gubernur Sumatera Utara,H.Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Polda Sumatera Utara yang berhasil mengungkapkan kasus judi online.

” Selamat buat Kapolda Sumatera Utara yang sudah berhasil mengungkapkan kasus judi online Apin BK alias Joni,” ujarnya.

Namun Gubernur Sumatera Utara mengingatkan jangan terlalu senang karena masih ada judi-judi yang lain.

” Jangan terlalu puas karena masih ada judi-judi yang lain belum terungkap,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Kompolnas DR.Benny Mamoto mengapresiasi keberhasilan Polda Sumatera Utara mengungkapkan kasus judi online di Sumatera Utara,Rabu (30/11/2022).

” Selamat untuk keberhasilan Polda Sumatera Utara mengungkapkan kasus judi online di Sumatera Utara. Mudah-mudahan pengungkapan kasus ini di ikuti Polda-polda lain,” ucapnya.

Mamoto juga mengingatkan agar masyarakat tidak terlibat dan bermain judi online apa lagi sampai bekerja di lokasi judi online.

” Masyarakat jangan mudah tergiur dengan iming-iming uang agar menyerahkan (KTP) untuk membuka rekening tabungan.Jangan tergiur dengan untung dari judi online apa lagi harus bekerja menjadi operator di lokasi judi online,” pungkasnya.

Di ketahui sebelumnya,bos judi online Apin BK alias Joni di tangkap dalam pelariannya di Malaysia pada Kamis (13/10/2022).Iya di tangkap Polda Sumatera Utara setelah di nyatakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),Rabu (30/11/2022).

Polisi sudah menetapkan 16 orang tersangka dalam kasus judi online yang di antaranya Apin BK alias Joni,Niko Prasetya dan 14 orang lainnya,Rabu (30/11/2022).

Selanjutnya kasus tersebut terungkap, di mulai dari penggerebekan yang di pimpin langsung Kapolda Sumut,Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak, MSi di Warung Warna Warni (WWW) di Kompleks Perumahan Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang di jadikan sebagai markas judi online.

(Reporter:Anto/Editor:Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *