OLAHRAGA TRADISIONAL SEBAGAI PROFIL BUDAYA INDONESIA

OLAHRAGA TRADISIONAL SEBAGAI PROFIL BUDAYA INDONESIA


Wahyu Ridho Try Aditya
Universitas Negeri Medan
Wahyuridho132@gmail.com

 

PENDAHULUAN

Olahraga (sport) yang merupakan kegiatan otot yang energik dan dalam kegiatan itu, seseorang memperagakan kemampuan geraknya (performa) dan kemauannya semaksimal mungkin, Olahraga bersifat netral dan umum, tidak digunakan dalam pengertian olahraga kompetitif, karena pengertiannya bukan hanya sebagai himpunan aktivitas fisik yang resmi terorganisasi (formal) dan tidak resmi (informal).

Cakupan olahraga meliputi berbagai jenis olahraga diantaranya olahraga prestasi, olahraga rekreasi, olahraga sebagai pendidikan maupun olahraga tradisional. Olahraga tradisional merupakan permainan asli rakyat sebagai aset budaya bangsa yang memiliki unsur olah fisik tradisional.

Permainan rakyat yang berkembang cukup lama ini perlu dilestarikan, karena selain sebagai olahraga hiburan, kesenangan, dan kebutuhan interaksi sosial, olahraga ini juga mempunyai potensi untuk meningkatkan kualitas jasmani bagi pelakunya.

Sejak digulirkannya Undang Undang No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, perhatian pemerintah untuk memunculkan dan melestarikan serta mengembangkan kembali budaya permainan tradisional sudah semakin terlihat. Hal ini, terlihat pada saat digelarnya acara pemubukaan sebuah event olahraga nasional, selalu ditampilkan di antara atraksi lainnya adalah salah satu jenis olahraga tradisonal ditampilkan.

Didalam tulisan ini akan lebih dibahas tentang olahraga tradisional sebagai identitas budaya Indonesia. Tidak banyak jenis olahraga tradisional Indonesia yang muncul di permukaan.

Beberapa olahraga tradisional yang sudah diketahui secara umum adalah Pencak Silat, Egrang, Bakiak/Terompah, Tarik Tambang, Balap Karung, Karapan Sapi, Gasing, dan Sumpit. Sementara yang lain, seperti Benteng, Galah Asin, Benjang, Langga, Manggurebe, Pacu Jalur, Pathol dan Zawo-Zawo, hanya dikenal oleh kalangan terbatas, terutama di daerah tempat olahraga itu berasal. Dari berbagai macam jenis olahraga tradisional hal tersebut merupakan salahsatu identitas budaya Indonesia.

 

PEMBAHASAN ( ISI ARTIKEL )

A. Olahraga Tradisional

Permainan tradisional merupakan hasil penggalian dari budaya sendiri yang didalamnya banyak mengandung nilai-nilai pendidikan karena dalam kegiatan permainannya memberikan rasa senang, gembira, ceria pada anak yang memainkannya. Selain itu permainannya dilakukan secara berkelompok sehingga menimbulkan rasa demokrasi antar teman main dan alat permainan yang digunakan pun relatif sederhana. Permainan tradisional akan mengembangkan potensi setiap anak yang ditunjukkan dalam perilaku penyesuaian sosial dengan tetap melestarikan dan mencintai budaya bangsa.

Permainan tradisional anak-anak merupakan bentuk folklor dimana peredarannya dilakukan secara lisan, berbentuk tradisional, dan diwariskan secara turun-temurun. Oleh sebab itu, terkadang asal-usul dari permainan tradisional tidak diketahui secara pasti siapa penciptanya dan darimana asalnya, karena penyebarannya yang berupa lisan.

Olahraga tradisional ini dapat terus diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai warisan kekayaan budaya bangsa, jangan sampai hilang dan musnah. Olahraga tersebut terdokumentasi dan tersosialisasikannya sehingga akan dikenal sebagai olahraga yang berasal dari Indonesia. Hal tersebut menjadi semakin penting karena UNESCO (Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu dan Budaya) mulai mendokumentasikan kebudayaan seluruh negara di dunia sebagai warisan kebudayaan dunia (world heritage). Pada umumnya, permainan tradisional memiliki ciri kedaerahan asli sesuai dengan tradisi budaya setempat. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya, unsur unsur permainan rakyat dan permainan anak sering dimasukkan dalam permainan tradisional. Dimungkinkan juga untuk memasukkan kegiatan yang mengandung unsur seni seperti yang biasa kita sebut dengan seni tradisional.

Permainan tradisional memiliki ciri yang punya unsur tradisi dan berkaitan erat dengan kebiasaan atau adat suatu kelompok masyarakat tertentu. Kegiatan yang dilakukan harus mengandung unsur fisik nyata yang melibatkan kelompok otot besar dan juga mengandung unsur bermain sebagai landasan maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut. Permainan tradisional ini sesungguhnya memiliki manfaat yang baik bagi perkembangan anak, baik secara fisik maupun mental. Kita dapat mengembangkan kecerdasan intelektual anak dengan menggunakan permainan conglak atau dakon.

Permainan ini dapat melatih otak kiri anak dan melatih anak dalam penggunaan strategi untuk mengumpulkan biji lebih banyak daripada lawannya. Kecerdasan secara mental atau emosional dapat dikembangkan dengan bermain layang-layang karena permainan ini membutuhkan kesabaran dari pemainnya sehingga pemain dapat mencari arah angin yang tepat untuk menerbangkan layang-layang. Selain itu, kreatifitas anak juga dapat dikembangkan melalui permainan pesawat-pesawatan yang berasal dari kertas bekas atau kertas lipat.

Kemampuan bersosialisasipun dapat ditingkatkan melalui permainan lompat tali, kelereng, dan petak umpet. Selain itu, permainan tradisional seperti egrang juga mampu untuk melatih perkembangan motorik anak. Hal tersebut dikarenakan anak harus meloncat dengan satu kaki dan anak berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya.

Tenggelamnya budaya permainan tradisional tersebut tentunya merupakan suatu keprihatinan bagi kita semua. Jika generasi saat ini tidak berusaha melestarikan maka lambat laun budaya tradisional akan semakin tenggelam dan suatu saat akan punah, sehingga identitas bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berkebudayaan tinggi akan hilang. Penyebab tenggelamnya budaya tradisional tersebut tentunya terdiri dari berbagai macam, seperti: 1. Kurangnya sosialisasi olahraga tradisional kepada masyarakat. 2. Tidak adanya minat masyarakat untuk menggali kekayaan tradisional. 3. Tidak ada minat melombakan secara berjenjang, berkelnajutan, dan berkesinambungan.

 

B. Jenis Olahraga Tradisional Di Indonesia

Olahraga tradisional merupakan Olahraga yang berasal asli dari berbagai daerah di Wilayah Indonesia, Olahraga Tradisional ini memang kurang dikenal akan tetapi disebagian daerah olahraga tradisional ini cukup populer dan sering dimainkan. akan tetapi pada saat ini Olahraga Tradisional mulai tergerus oleh permainan permainan Modern yang menjadikan orang -orang pada zaman sekarang kurang bahkan tidak mengetahui olahraga tradisional. Berikut ini merupakan sebagian contoh kecil olahraga tradisional yang ada di Indonesia diantaranya :

1. Lompat Batu (Nias)

Sejarahnya dahulu suku-suku di pulau nias sering berperang karena terprovokasi oleh rasa dendam, perbatasan tanah, atau masalah perbudakan. Masing-masing desa kemudian membentengi wilayahnya dengan batu atau bambu setinggi 2 meter. Oleh karena itu, tradisi lompat batu pun lahir dan dilakukan sebagai sebuah persiapan sebelum berperang. biasanya sebelum melakukan tradisi lombat batu di buka dengan tari-tarian perang ala masyarakat Nias. Kini tradisi lompat batu bukan untuk persiapan perang antarsuku atau antardesa tetapi sebagai ritual dan simbol budaya orang Nias. Pemuda Nias yang berhasil melakukan tradisi ini akan dianggap dewasa dan matang secara fisik sehingga dapat menikah.

2. Pencak Silat

Nama Pencak dikenal di jawa timur dan Silat dikenal di Sumatera dan kalimantan. Olahraga bela diri ini dahulu digunakan untuk untuk menjaga diri dan digunakan di kerajaan-kerajaan contohnya majapahit dan sriwijaya. Pada zaman kerajaan-kerajaan di indonesia silat dari sriwijaya yang terkenal karna mereka berhasil memperluas daerahnya sampai tanah jawa. Pencak Silat merupakan olahraga tradisional asli Indonesia,pencak silat ini mulai dikenal sejak zaman kerajan-kerajaan karena
Olahraga Pencak silat ini pada awalnya merupakan Gerakan untuk membela diri akan tetapi pada saat ini pencak silat ini dimasukan kedalam olahraga yang di pertandingakan di berbagai event olahraga. Saat ini Pencak Silat merupakan salah satu cabang olahraga sekaligus seni beladiri di Indonesia. Olahraga yang satu ini sudah terkenal di berbagai belahan dunia dan banyak yang mempelajarinya. Pada dasarnya, Pencak Silat berakar pada budaya melayu yang juga merupakan salah satu kebudayaan negara kita. Namun untuk versinya sendiri bermacam-macam, ini tergantung pada daerah masingmasing. Indonesia mempunyai organisasi induk dari olahraga yang satu ini, yaitu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

3. Engrang

Enggrang merupakan permainan olahraga tradisional yang berasal dari daerah jawa, enggrang Jajangkungan (Bahasa Sunda) ini biasanya sering dimainkan oleh anak-anak karena untuk melakukan permainan Enggrang ini hanya dibutuhkan sebatang bambu yang berukuran kecil dan pembuatan nya pun relatif mudah cukup dengan menempelkan kayu pada sebatang bambu dengan ketinggian 0,5 m dari tanah. Penempelan kayu tersebut berguna sebagai pijakan kaki.

4. Tarik Tambang

Tarik Tambang pasti permainan yang satu ini tidak asing lagi bagi kita karena permainan ini merupakan permainan yang cukup memasyarakat, permainan nya pun cukup mudah karena kita cukup menyediakan tali (Tambang ijuk) yang digunakan untuk mengadu kekuatan (tarikan) dengan tim lawan.

5. Bakiak

Bakiak ini dibutuhkan kayu sekitar 1,5 m. Perlombaan bakiak ini dibutuhkan Kekompakan karena apabila apabila salah seorang tidak kompak dalam melangkah maka semua orang rang dalam tim tersebut akan terjatuh (kesulitan dalam melangkah).
Dari sample kelima diatas bahwasannya kita tahu olahraga tradisional di Indonesia cukup banyak dan beragam sehingga tidak salah permainan – permainan terseut dijadikan salah satu profil dari olahraga dari Negara kita ini dan permainan yang lainnya masuk kedalam olahraga banyak mengandung unsure gerakan – gerakan olahraga seperti berjalan, melompat dan berlari. Yang dipadukan dengan unsure budaya kita.

C. Olahraga Tradisional Sebagai Identitas Budaya Indonesia

Sebagaimana juga olahraga tradisional disebut juga sebagai budaya, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha melaksanakan kegiatan olahraga baik secara perorangan maupun kelompok dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaanperbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Dengan demikian budaya dapat diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan akal dan cara hidup yang selalu berubah dan berkembang dari waktu ke waktu.

Dari uraian diatas olahraga tradisional merupakan kekayaan budaya Indonesia yang yang dapat dilaksanakan secara perorangan maupun secara kelompok. harus di lestarikan sebagai identitas bangsa Indonesia yang diakui oleh bangsa lain. Dengan pelestarian melalui berbagai macam kegiatan masyarakat, maka peninggalan berbagai macam jenis olahraga tradisional bangsa Indonesia akan terjaga dengan baik.

KESIMPULAN

Indonesia dikenal memiliki kekayaan budaya tradisional yang sangat beraneka ragam salahsatunya adalah olahraga tradisional. Olahraga tradisional merupakan salah satu peninggalan budaya nenek moyang yang memiliki kemurnian dan corak tradisi setempat yang harus dilestarikan dengan baik karena mengandung unsur nilai-nilai pendidikan karena dalam kegiatan permainannya memberikan rasa senang, gembira, ceria pada anak yang memainkannya serta dapat mengembangkan potensi setiap anak yang ditunjukkan dalam perilaku penyesuaian sosial dengan tetap melestarikan dan mencintai olahraga tradisional sebagai budaya bangsa Indonesia. Dan dalam olahraga tradisional yang terdapat pada Negara kita khususnya yang terdapat dari berbagai daerah adalah salah satu profil yang bisa kita banggakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *